Pada akhirnya, mengejar keuntungan tidak berarti harus mengorbankan nilai-nilai sosial dan lingkungan. Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan justru bisa tumbuh lebih kuat ketika mampu memberikan dampak positif sekaligus tetap menghasilkan keuntungan. Ini bukan hanya soal tanggung jawab moral, tetapi juga bagian dari strategi bisnis yang relevan di masa depan.
ALLYRA AULIA HALMA
Mata kuliah E COMMERCE
Minggu, 29 Juni 2025
Profit dan Impact
Selasa, 17 Juni 2025
Inbound Marketing Dan Outbound Marketing
Halo Guys... bertemu lagi dengan aku,kali ini aku akan membahas tentang Apa sih.. Definisi Inbound Marketing Dan Outbound marketing dan apa perbedaan Inbound dan Outbound Marketing beserta Contoh-contohnya.Okeee aku akan menjelaskan jadi simak baik-baik yaaa...
>Definisi
1.Inbound Marketing
Strategi pemasaran yang berfokus menarik perhatian pelanggan dengan cara alami seperti blog,SEO(Search engine optimization) media sosial dan email marketing.Strategi ini membuat calon pelanggan datang sendiri karena merasa membutuhkan produk atau layanan yang ditawarkan,biasa melalui media digital yang aku sebutin diatas.
2.Outbound Marketing
Outbound Marketing sendiri lebih berfokus pada inisiatif proaktif,Strategi ini cenderung satu arah dan bersifat menggangu aktivitas calon pelanggan karena strategi ini menjangkau calon pelanggan menggunakan cara-cara langsung seperti iklan TV,radio,brosur,telemarketing,atau promosi offline lainnya.
>Perbedaan Inbound Marketing dan Outbound Marketing
Perbedaan antara Inbound dan Outbound Marketing terletak pada pendekatan,target audiens,interaksi,media yang digunakan,dan hasil yang dicapai.
Inbound Marketing
- Penarikan pelanggan :Inbound marketing berfokus pada penarikan pelanggan melalui konten yang bermanfaat dan relevan.ini berarti pelanggan datang kepada bisnis secara sukarela karena mereka tertarik dengan informasi atau nilai yang ditawarkan.
- Konten Berpusat :Ini adalah pendekatan yang berpusat pada konten,dimana bisnis menciptakan berbagai jenis konten seperti blog,artikel,video,dan infografik untuk menyediakan informasi yang berharga kepada pelanggan potensial.
- SEO penting :SEO (Search engine optimization)adalah elemen penting dalam inbound marketing.Bisnis berusaha untuk meningkatkan peringkat mereka dimesin pencari agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan saat mencari informasi terkait.
- Pemasaran Sosial :inbound marketing menggunakan media sosial sebagai saluran penting untuk berinteraksi dengan audiens dan membagikan konten yang dapat menarik perhatian.
- Pendekatan Perizinan :Dalam inbound marketing,pelanggan biasanya memberikan izin untuk menerima konten atau informasi lebih lanjut sehingga lebih mempertimbangkan pesan-pesanyang diterima.
Outbound Marketing
- Pengiriman pesan aktif :Outbound Marketing melibatkan pengiriman pesan pemasaran secara aktif kepada pelanggan potensial tanpa perlu persetujuan mereka terlebih dahulu.
- Promosi Langsung :Ini mencakup metode promosi langsung seperti iklan TV,radio,iklan,cetak,dan pemasaran email yang mengarahkan pesan kepada audiens secara langsung.
- Kurang Kontrol Pelanggan :Dalam outbound marketing,bisnis memiliki sedikit kendali atas bagaimana dan kapan pesan mereka akan diterima oleh pelanggan,yang dapat menjadi kurang efektif karena pelanggan dapat mengabaikan pesan-pesan tersebut.
- Biaya lebih tinggi :Metode outboud marketing seperti iklan TV atau radio cenderung lebih mahal dibandingkan dengan beberapa strategi inbound marketing.
- Kurangnya interaksi :Interaksi langsung dengan pelanggan sering kali terbatas dalam outbound marketing karena pesan-pesan pemasaran dikirimkan tanpa adanya kesempatan untuk pertukaran informasi secara langsung.
>Contoh Inbound Marketing dan Outbound Marketing
Contoh Inbound Marketing:
- Menulis artikel blog yang membahas solusi atas masalah pelanggan
- Membuat video tutorial di YouTube tentang penggunaan produk
- Mengoptimasi website dengan SEO agar mudah ditemukan di google
- Mengirimkan email newsletter berisi tips dan penawaran khusus kepada pelanggan yang sudah subscribe
- Membagikan infografis informatif dimedia sosial
Contoh Outbound Marketing:
- Menayangkan iklan produk ditelevisi atau radio
- Membagikan brosur atau selebaran ditempat umum
- Melakukan panggilan telepon penawaran produk kedaftar calon pelanggan (cold calling)
- Memasang iklan billboard dijalan
- Mengirimkan email promosi kedaftar email yang dibeli (bukan subscriber)
Inbound Marketing cenderung lebih membangun hubungan jangka panjang dan loyalitas,sedangkan outbound marketing lebih cepat dalam menjangkau banyak orang namun seringdianggap mengganggu dan biayanya lebih tinggi. Sebenarnya,tidak ada pendekatan yang benar atau salah antara inbound dan outbound marketing,semuanya tergantung pada tujuan bisnis anda,pasar target,dan sumber daya yang anda miliki.kuncinya adalah fleksibilitas dan adaptabilitas.
Terlepas dari pendekatan yang anda pilih,satu hal yang pasti adalah pentingnya terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan tren dan kebutuhan pelanggan.
Senin, 26 Mei 2025
Business Model dan Revenue model apakah sama atau beda?
Pernah ga sih kalian bingung bedain antara Business Model dan Revenue Model? Kedengarannya mirip,tapi sebenernya beda,lho! Dua istilah ini sering banget muncul kalau kita ngomongin startup atau bisnis digital.
Diblog kali ini,aku bakal jelasin perbedaannya dengan contoh nyata dari Spotify.
Business Model dan Revenue model apakah sama atau beda?jawabannya adalah Beda ya!
Business model adalah gambaran besar bagaimana sebuah bisnis beropreasi dan memberikan nilai,sedangkan Revenue model adalah bagian dari business model yang menjelaskan cara bisnis menghasilkan pendapatan.
- Business Model
- Contoh
Spotify menawarkan layanan streaming musik digital kepada pengguna.Model bisnisnya melibatkan dua jenis pelanggan utama:pengguna gratis dan pengguna premium.Spotify bermitra dengan label musik dan seniman,serta menggunakan teknologi untuk memberikan rekomendasi musik personal kepada pengguna.Nilai yang ditawarkan adalah akses mudah dan legal kejutaan lagu,kapan pun dan dimana pun.
- Revenue Model
- Contoh
- Langganan (Subscription) :Pengguna membayar biaya bulanan untuk layanan premium.
- Iklan (Advertising) :Spotify menayangkan iklan kepada pengguna gratis dan mendapatkan pendaptan dari pengiklanan.
Selasa, 15 Oktober 2024
Kelebihan dan Kekurangan Marketplace,Media sosial dan Website sendiri.
Haloo guyss👋👋 ketemu lagii dengann akuu,kalian udah ga sabar kann nungguin info penting dari aku kira-kira info apa nihh yang mau aku bawain buat kalian.Kali ini aku akan Membahas tentang perbandingan keuntungan dan kelemahan dari masing-masing E-Commerce diplatform Marketplace vs Media sosial vs Website sendiri.Pasti kalian belum tauu kann?mari kita simak penjelasannyaaa.
A.Marketplace.
Marketplace ituu bisa kita ibaratkan pasar tradisional,tapi dalam versi digital.contohnya adalah tokopedia dan shopee.
B.Media sosial.
E-Commerce media sosial sama seperti marketplace tapi media sosial ini jual barangnya lebih diplatformnya sendiri.contohnya adalah facebook marketplace.
C.Website sendiri.
platform online untuk menjual produk yang dibuat sendiri atau kita bangun dan kita punya kendali penuh atas platform yang kita bikin.
KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN DARI MARKETPLACE,MEDIA SOSIAL DAN WEBSITE SENDIRI ADALAH :
a.Marketplace
KEUNTUNGAN
- Jangkauan pasar luas yang seperti kita tahu bahwa zaman sekarang semua orang pasti memiliki handphone dan media sosial jadi potensi pelanggan sangat besar
- Proses transaksi mudah
zaman sekarang kita transaksi sudah menggunakan transfer bank,e-wallet,atau layanan pembayaran lainnya.jadi proses transaksi sangat mudah dan cepat. - Waktu pelayanan
Layanan tersedia 24 jam (24/7) - Promosi terintegrasi
Banyak menyediakan prromosi menarik
- Persaingan tinggi
karena banyak orang menggunakan marketplace - Pemeriksaan fisik Tidak memperbolehkan inspeksi fisik barang atau kita mengharuskan melihat review barang tersebut.
- Tipuan
Resiko penipuan sangat tinggi.
KEUNTUNGAN
- Biaya promosi rendah
kita cukup mengandalkan media sosial yang kita punya - Interaksi langsung
kita bisa bertanya-tanya tentang barang atau harga melalui fitur pesan atau komentar - Jangkauan personal.
- Persaingan konten tinggi
- Transaksi kurang efisien
- Algoritma berubah-ubah
- Mengontrol penuh
kita bebas menentukan produk,harga dan strategi pemasaran - Margin keuntungan lebih tinggi
kita tidak perlu berbagi keuntungan dengan marketplace atau pihak ketiga - Kustomisasi penuh
kita bisa mendesain website sesuai yang kita mau - Data pelanggan
kita memiliki data pelanggan secara langsung dan kita bisa memanfaatkan utuk analisis pemasaran yang lebih efektif
- Biaya yang tinggi
- Proses yang lama
- Pemasaran yang lebih kompleks
Rabu, 09 Oktober 2024
E-Commerce dan E-Business
hallo guyss.....
Kalian pernah denger E-commerce dan E-business ga,pasti ga asing kan ditelinga kalian?Kalau belum aku akan jelasin dibawah ini.
Apa itu E-Commerce?
Dimana dalam satu website menyediakan atau dapat melakukan transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet dimana terdapat website yang dapat Menyediakan layanan "get and deliver".
Adapun pendapatan mengenai pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit.Dimana E-commerce adalah sub perangkat dari E-bisnis.Cara pembayarannya:Melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit,sedangkan E-bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas.
Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce sebagai berikut :
a.presentasi electronis (pembuatan website)untuk produk dan layanan.
b.pemesanan secara langsung dan tersediannya tagihan.
c.secara otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit.
pembayaran diatas atau pembayaran secara online dan penanganan transaksi.Adapun keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui E-Commerce bagi suatu perusahaan sebagai berikut:
a.Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah.
b.Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas,seperti biaya pos surat,pencetakan,report,dan sebagainya.
Profit dan Impact
Haii..Bertemu lagi dengan aku,kali ini aku akan membahas tentang Profit dan Impact. Yuk simak penjelasan dari aku! 1. Apakah Impact itu pent...
-
Haii..Bertemu lagi dengan aku,kali ini aku akan membahas tentang Profit dan Impact. Yuk simak penjelasan dari aku! 1. Apakah Impact itu pent...
-
Halo Guys... bertemu lagi dengan aku,kali ini aku akan membahas tentang Apa sih.. Definisi Inbound Marketing Dan Outbound marketing dan apa ...
-
Pernah ga sih kalian bingung bedain antara Business Model dan Revenue Model ? Kedengarannya mirip,tapi sebenernya beda,lho! Dua istilah ini ...












